Selasa, 07 Mei 2024

1 JAM LEBIH DEKAT DENGAN “MUTIARA YANG TERPENDAM” (MA GANI TIRTOASRI)

Mobil Rush  warna silver bernopol AD 8479 AI yang dikemudikan Waka Kurikulum MAN Wonogiri, Suratno, S. Pd , perlahan namun pasti terus melaju menyusurui jalan perkampungan nan asri di kawasan Desa Tirtomoyo. Ya,….mobil terus melaju bukan tanpa tujuan tetapi dengan tujuan dan agenda yang jelas. Rapat rutin KKMA Kab. Wonogiri, yang kebetulan hari ini bertempat di MA Gani Tirtoasri Tirtomoyo. Eksistensi MA Gani mungkin bagi public sudah bukan hal yang baru apalagi asing. Namun, sudah pasti banyak kalangan yang belum mengetahui sisi lain dari MA Gani yang berbasis Pondok Pesantren. Termasuk saya, yang baru kali pertama menginjakkan kaki di kawasan ini khususnya  MA Gani.



Agenda Rapat KKMA Kab Wonogiri kali ini membahas tentang kegiatan terdekat MA yaitu Asesmen Akhir Semester atau Penilaian Akhir Semester, mengevaluasi kegiatan AM kelas XII kemarin, dan masalah umum yang berkaitan dengan kemajuan KKMA, diantaranya tempat rapat bisa roling agar semua lebih tahu, lebih dekat untuk saling bersinergi membangun tali silaturahmi. Di samping itu ada usulan agar mendatangkan team Sarpras dari Kanwil yang berkaitan dengan program perbaikan/pembangunan gedung, yang mana perlu disepakati bersama dulu karena berkaitan dengan dana. Menanggapi usulan tersebut, ketua KKMA Kab. Wonogiri, Drs.H. Muslih, M. Pd sangat mendukung dan membenarkan bahwa pendekatan dengan pihak Kanwil itu perlu dan penting.

 



-Sambutan Gus Yani sebagai tuan rumah rapat KKMA                 -Ndherekne Pak Kamad dan Wakakur-

Kab. Wonogiri ,Selasa, 7 Mei 2024-

 

Waktu terus bergulir, tepat pukul 11.15 WIB rapat selesai. Setelah makan siang bersama selanjutnya visitasi Balai Latihan Kerja/BLK dan visitasi Pawon Ngliwet Gani Tirtoasri. Rombongan KKMA dengan dipandu Kepala MA Gani Tirtoasri, Rooyani, S. Pd.I atau yang kerap disapa Gus Yani , berjalan serentak menuju tujuan visit pertama yaitu BLK. Sepanjang jalan dari ruangan rapat yang berada di lantai satu gedung MA Gani Tirtoasri menuju BLK, kami melewati pintu masuk asrama putri dan serambi Masjid Pondok Pesantren. Sungguh, lingkungan yang bersih dan asri didukung ketenangan menambah rasa nyaman. Apalagi, santunnya para siswa sekaligus santri di Ponpes ini makin menambah kelengkapan rasa nyaman . Tidak saja sapa, senyum, salam namun sisi kecil yang saya jumpai yakni, “S” berikutnya. S…, Sepatu, Sandal Selalu ditata rapi . Termasuk dari rombongan KKMA saat sepatu sandal dilepas diluar ruangan atau pas mau sholat maka saat kami keluar, posisi sepatu-sandal sudah benar - benar rapi tertata.. Rombongan KKMA sampai di ruangan BLK Menjahit. Kreatifitas menjahit sudah dibuktikan dengan banyaknya pesanan seragam atau sarung khas Pondok Pesantren Gani Tirtoasri. Sebuah talenta yang tidak hanya cukup sekedar diberi isapan jempol belaka namun layak diberi reward. Para santri diberdayakan dengan segenap skill yang ada. Berikutnya, rombongan menuju Pawon Ngliwet atau dapur dan pendopo untuk tempat makan para santri yang notabene berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Lingkungan Pawon yang juga bersih, adem dan asri mestinya makin menambah kenyamanan santri dalam menuntut ilmu di Ponpes Gani Tirtoasri.




-Visit di BLK, memilih milah sarung produk santri            - Visit Pawon Ngliwet Gani Tirtoasri-

Gani Tirtoasri-

Visitasi selesai, kemudian rombongan berpamitan pada tuan rumah untuk kembali ke madrasah masing – masing. Sungguh, ada rasa kagum terbersit dalam hati saat melihat akhlaq dari para siswa/santri dan melihat karya – karya mereka yang sudah layak jual. Mereka,  tidak saja bisa di ilmu umum tetapi juga punya skill/terampil sekaligus bisa di ilmu agama sekaligus berkarakter kuat dan cerdas.

      



-Berpamitan, dengan harapan bertemu kembali                     -Alhamdulillah, rapat KKMA selesai -

 di agenda berikutnya-

 

Siapa yang tidak bangga ?? Melihat generasi muda multi talenta. Sungguh…..saya pribadi bangga dan bersyukur Bisa  Satu Jam Lebih Dekat Dengan Mutiara Yang Terpendam (Baca : MA Gani Tirtoasri). Para siswa/santri adalah aset bangsa yang perlu terus dibimbing dan diarahkan agar mereka menemukan jati dirinya. Selamat para santri Gani Tirtoasri, teruslah mengepakkan sayap dalam belajar dan berkarya. Penuhilah bingkai karya anak negeri, terimakasih sudah memberi banyak pembelajaran. Terimakasih pada Gus Yani atas sambutan dan jamuannya, semoga menjadi amal baik panjenengan. Terimakasih juga kepada Bapak Drs. H. Muslih, M.Pd selaku ketua KKMA Kab Wonogiri beserta jajaran Kamad KKMA Kab Wonogiri dan Bapak Wakakur sudah memberi ruang pada saya khususnya.


Penulis Dwi Nur, bendahara KKM MA Kab. WNG




 

Studi Kampus

Studi Kampus
IAIN SURAKARTA

Blogger news

PASKIBRAKA

PASKIBRAKA
Paskibraka Tingkat Kabupaten

Blogroll

About